Beranda > Renungan > Mencintai Dia

Mencintai Dia

Ketika mencintai seseorang, kita selalu ingat padanya, sangat senang mendengar dan menyebut namanya hingga hati kita bergetar, berdebar dan berbunga, dalam tidur pun selalu memanggil namanya dan mengingat wajahnya.
Kita tak mau rasa itu berlalu dan selalu berusaha untuk mengenang keindahan bersamanya, selalu mencari cara untuk dekat denganya, kita sering melupakan sekeliling kita, yang ada hanya dia, dia dan dia.
Dia yang selalu membuat riang.
Dia yang selalu membuat bahagia.
Dia yang…dia yang…dia yang…
Rasanya hidup hampa tanpanya.
Rasanya tak guna hidup tanpanya.
…………
Mampukah kita mencintai Dia yang memiliki dia?
Mampukah kita mengingat Dia yang menciptakan dia?
Mampukah kita menyebut nama Dia lebih sering daripada menyebut nama dia?
Bergetar,berdebar,berbungakah hati kita ketika mendengar nama Dia disebut dan dikumandangkan?
Pernahkah kita berusaha untuk selalu dekat dengan Dia?
Pernahkah kita menginginkan untuk memimpikan Dia?
Dia…Dia…Dia…Yang Maha Sempurna namun seringkali kita rendahkan keberadaan-Nya dalam hati kita.
Yang Maha Memiliki juga Maha Mengetahui namun sering kita sangkal karena kita merasa sebagai pribadi yang bebas.
…..
Mencintai dia hanya menyisakan tangis dan kepedihan ketika dia pergi atau berpaling.
Mencintai Dia akan mendapat berkah dan jalan yang mudah untuk kembali kepada rahmat-Nya, Dia tidak akan pernah berpaling dari makhluk-Nya.

-Hidup adalah pilihan-

Kategori:Renungan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: