Beranda > Renungan > Titik Nol

Titik Nol

Ketika kita mengecewakan orang,kita berada di TITIK NOL untuk dipercaya kembali,meskipun sudah beranjak dari TITIK NOL dengan meminta maaf dan mencoba keras memperbaiki diri,namun ternyata tetap saja kita tak bisa dipercaya 100% oleh orang yang pernah kita kecewakan,berbagai cara ditempuh untuk mendapatkan kepercayaan namun tetap saja tidak bisa 100%…
Ketika kita dikecewakan dan mencoba sabar dengan rasa kecewa itu maka kita berada di TITIK NOL untuk percaya,berbagai cara ditempuh untuk tetap sabar dan hidup dengan kekecewaan itu meskipun menyakitkan,berusaha untuk 100% mempercayai orang yang telah mengecewakan kita,80% sudah diraih namun kekecewaan itu mendera kembali hingga membuat kita jatuh ke TITIK NOL kembali…jika saja kita tak sadar akan adanya Yang Maha Sabar mungkin kita sudah mengambil keputusan yang akan kita sesali seumur hidup…
TITIK NOL…kan kucoba beranjak darinya kembali dengan semua daya dan upaya meskipun semangat dan harapan sudah mulai memudar.
TITIK NOL…kan kulalui setiap titik dengan asma-Mu Yaa Allah.
TITIK NOL…bukan sesuatu yang dapat membuatku hancur.

Posted by Wordmobi

Kategori:Renungan Tag:, ,
  1. 28 - Feb - 2011 pukul 11:45

    semoga lebih baik dari waktu ke waktu..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: