Beranda > Renungan > Belain Anak

Belain Anak

Anak adalah karunia yang tak terhingga nilainya, Allah menitipkannya kepada kita dan kita wajib memeliharanya.
Kita bangun pagi menjalankan rutinitas untuk bekerja menafkahi anak istri,seringkali kita bekerja melebihi waktu yang telah ditentukan atau istilahnya kerja lembur.
Ketika kita ditanya oleh orang lain “kenapa kok kerja sampe pulang malem? kadang ga pulang?”, kita sering menjawab “ya memang udah kerjaan saya kok,cari makan dan belain anak”.
Okelah kalo begitu…
Tapi…(maaf ada tapinya)
Sampe dirumah kita ketemu istri dan anak (terutama anak),anak kita minta dimanja seperti minta digendong atau sekedar ingin nempel sama kita,kita seringkali merasa cape dan jengkel karena merasa waktu rehat kita sehabis aktifitas “belain anak” itu terganggu sehingga sering membuat kita naik pitam dan menghardik anak kita dengan nada tinggi mungkin kadang dengan kata yang kasar,malah tak jarang kita sampe menyakiti anak kita secara fisik meskipun hanya sekedar menjewer atau mencubitnya. Lalu…
Dimana letak “belain anak” itu???
Bagaimana jika “hajaran” kita itu membuat anak kita malah menjauh atau bahkan cedera fisik maupun mental???
Bagaimana jika Allah tidak percaya kepada kita dan mengambil apa yang telah dititipkan kepada kita???
Benarkah kita seharian bahkan sampe malem itu “belain anak”???
Ataukah kita sekedar mencari kesibukan sendiri bahkan memanjakan diri sendiri dengan membeli apa yg kita inginkan dari hasil “belain anak” itu ???
Apakah selama kita “belain anak” itu kita benar2 ingat sama anak???
Seringkah kita merasa sudah punya anak ketika berada dilingkungan tempat “belain anak” itu???
Ataukah kita malah sering merasa “bebas berkeliaran” karena toh anak ada yang ngasuh???
Tanyalah pada diri sendiri…sudahkah benar2 “belain anak”???
Jangan berharap anak kita tumbuh menjadi apa yang kita inginkan jika kita sendiri tidak tahu seberapa serius kita menjaga apa yang telah Allah karuniakan kepada kita…

Kategori:Renungan
  1. 05 - Feb - 2011 pukul 14:03

    Luar biasa…
    hmm…saya tertarik dengan tulisan ini…
    membuat saya menjadi kengen dengan orang tua di kampung…T.T”

    http://kasatrianstks.wordpress.com/

    coba lihat link ini mungkin berguna…
    http://kasatrianstks.wordpress.com/2011/02/05/pengen-traffic-pengunjung-blogmu-kuenceng-abizz-buktikan-disini/

    • 23 - Feb - 2011 pukul 12:57

      terimakasih comment dan link-nya

  2. 08 - Feb - 2011 pukul 13:54

    anak adalah harta berharga dan amal yang tak putus.
    trima kasih postingnya

    • 23 - Feb - 2011 pukul 12:57

      Pengalaman pribadi…seringkali menyesal kalau sudah bentak2 anak…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: